Wtahq.com – Sedikitnya ada dua orang yang telah dipastikan sebagai tersangka baru terhadap insiden penyerangan yang terjadi di Solo. Hingga saat ini jumlah tersangka menjadi sebanyak empat orang.

Dua orang yang menjadi tersangka baru yakni STAP alias Kebo dan DZAP. Kedua tersangka masih bersatatus dibawah umur lantaran masih berusia 16 tahun. Petugtas kepolisian melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut pada Selasa, (17/4).

“Keduanya ditangkap pada hari keempat (Selasa),” kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo saat ditemui wartawan di Mapolresta Surakarta, Kamis (19/4/2018).

STAP diduga ikut melempari Bonek dengan batu dan merekam video. Sedangkan DZAP diduga melempari Bonek dengan batu dan kayu.

Pada Rabu kemarin, polisi kembali menangkap lima orang yang diduga turut serta dalam penyerangan terhadap Bonek pada Sabtu, 14 April lalu. Kelimanya masih dalam pemeriksaan.

“Lima orang yang kita tahan belum tersangka, masih dalam pemeriksaan. Kita tunggu hasil pemeriksaannya,” ujar Kapolresta.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Polresta Surakarta sudah berhasil mengamankan dua orang tersangka, yakni AKS (23) dan MAP (17). Dugaan kuat juga telah dilakukan mereka denan melempari Bonek dengan batu dan merekam video.

Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang Bonek menjadi korban, hingga dibawa ke RSUD dr Moewardi. Satu korban meninggal ialah Micko Pratama (17) dan satu korban yang masih kritis berinisial S (14).

Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dengan ancaman 12 tahun penjara juncto Pasal 80 ayat 3 UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *