Wtahq.com – Sebuah rumah yang berlokasi di Jl Tunjung Sari Perum Pesona Paramita 2 Denpasar, Bali secara tiba-tiba digerebek oleh petugas kepolisian yang berjumlah lumayan banyak. Penggerebekan yang dilakukan oleh pihak Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri tersebut dilakukan lantaran telah mendapat laporan adanya sebuah aktivitas home industri.

Rumah tersebut ternyata s udahlumayan lama dijadikan sebagai tempat dilakukannya proses pengolahan ganja sintetis. Kronologi dilakukannya tindakan penggerebekan berawal dari adanya informasi dari Bea-Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait pengiriman paket mencurigakan ke Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, paket tersebut diduga kuat berisi ganja sintetis yang dikemas dalam bentuk serbuk 5-flouro ADB seberat 500 gram.

“Paket itu ditujukan kepada seseorang bernama Michael Ardana dengan alamat di Jl Pemuda III No 23 Renon, Denpasar, Bali,” kata Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, Kamis (22/3/2018).

Selanjutkan pihak kepolisianlangsung bergeran melakukan koordinasi dengan pihak Bea-Cukai melakukan control delivery dari Jakarta ke Bali. Pihak dari Polda Bali juga turut menangani tindak penggerebekan tersebut.

“Kemudian pada Selasa 20 Maret 2018 kita tangkap dua tersangka atas nama Krisna Andika Putra dan Anak Agung Ekananda,” sambungnya.

Kedua tersangka berhasil diamankan di rumah kontrakannya di Jl Tunjung Sari Perum Pesona Paramita 2 Denpasar, Bali. Polisi juga menggeledah tempat itu dan ditemukan lab narkotika.

“Ditemukan clandestein lab serta bahan-bahan dan juga barang-barang yang berhubungan dengan pembuatan ganja sintetis tersebut,” tutur Eko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *