Wtahq.com – Sebuah kegiatan penggerebekan yang dilakukan oleh petugas kepolisian melakukan aksinya di sebuah lapak judi adu muncang (kemiri) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dari hasil penggerebekan ditemukan seorang pria yang tewas bernama Asep Supriatna diperikarakn berusia 25 tahun tersebut tewas lantaran terkena peluru polisi yang nyasar.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna membenarkan anggotanya dari Polsek Karangpawitan memang melakukan kegiatan penggerebekan terhadap sebuah tempat yang biasa dijadikan untuk berjudi. Jika terkait dengan tewasnya Asep, saat ini pihaknya sedang melakukan pnyelidikan terkait dengan apa yang sebenarnya telah terjadi.

“Sedang kita dalami (penyelidikan),” ucap Budi singkat di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Rabu (17/1/18).

Ai Saidah (36), yang merupakan salah satu anggota dari korban, menuturkan terkait peristiwa yang telah terjadi di sebuah lapangan terbuika yang berada tidak jauh dari rumahnya itu.

“Pas malam lagi ada ngadu muncang di buruan (halaman), yang saya tahu semua tiba-tiba pada lari,” ungkap Ai kepada wartawan di RSUD dr. Slamet Garut, Jalan Rumah Sakit, Garut, Rabu (17/1/18) malam.

Pada waktu itu Ai sedang berada di dalam rumahnya yang terletak bersebelahan dengan lokasi praktik judi berupa adu muncang. “Saat kita keluar, Asep sudah jatuh terkapar, berdarah. Asep posisinya waktu itu lagi nonton ngadu muncang,” katanya.

Mendengar kegaduhan dan letusan, warga kemudian berhamburan ke luar rumah. Beberapa warga dan polisi langsung membawa Asep ke rumah sakit. Jasad Asep diautopsi di Rumah Sakit Umum dr. Slamet Garut guna memastikan penyebab kematian.

“Malamnya (kemarin) sudah meninggal, langsung dibawa ke sini (RS Garut),” ujar Ai.

Warga lainnya, Ahmad, mengaku ikut menggotong Asep yang tersungkur tak berdaya. Ia melihat ada luka berlubang di tubuh Asep.

“Dadanya berdarah. Bajunya bolong di dada kanan,” ucap Ahmad di tempat sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *