Wtahq.comIndolucky7.com Penjelasan yang diberikan oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan adanya gempa yang terjadi sempat membuat para warga Gorontalo dan Luwuk merasa sangat ketakutan.

Gempa yang mempunyai kekuatan 5,4 skala richter (SR) tersebut membuat para warga berlarian untuk keluar rumah. “Banyak warga terkejut dan sempat berlari keluar rumah karena panik,” kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, Rabu (18/10/2017) malam.

Gempa terjadi pada koordinat 0,25 LS-123,00 BT tepatnya di laut pada jarak 95 kilometer arah selatan Gorontalo pada kedalaman 96 kilometer. Diperkirakan gempa yang terjadi tersebut berpotensi mengakibatkan tsunami.

“Hasil pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” terangnya.

Guncangan gempa yang begitu kencang tersebut juga dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Gorontalo, Bongo, Luwuk, Poso, Kotamobagu, Morowali dan Poso. BMKG menyebut gempa yang terjadi di Gorontalo ini termasuk gempa berkedalaman menengah.

“Ditinjau kedalamannya tampak bahwa gempabumi ini merupakan gempa berkedalaman menengah yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi yang menunjam ke arah selatan di bawah lengan utara Pulau Sulawesi,” tutur Daryono.

Gempa terjadi pada pukul 20.40 WIB, Rabu (18/10) kemarin. BMKG memastikan tak ada gempa susulan setelah kejadian tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *