Wtahq.com – Palang pintu yang berada di Lokasi Sarana Gas Trembul (SGT)-01 sejak pagi tadi sudah banyak petugas yang berasal dari para personel polisi yang berjaga-jaga disekitaran lokasi. Mereka berjaga agar jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bisa berjalan dengan lancar.

Plang pintu masuk lokasi yang berada di Dukuh Canggah Desa Trembul Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora sengaja ditutup. Para warga dan pekerja termasuk wartawan dilarang memasuki lokasi kejadian.

Rabu (11/10/2017) di pintu batas masuk lokasi terdapat 4 petugas jaga dari Polsek Ngawen, dan 3 petugas keamanan dari SGT-01. Aktivitas pekerja di dalam proyek ditengarai juga diberhentikan sementara.

Warga setempat, Sutoyo mengatakan, penutupan lokasi SGT-01 telah dilakukan sejak Selasa (10/10) malam. Sejumlah garis polisi dipasang melintang di beberapa sudut lokasi SGT-01.

“Semalam memang ada kejadian penembakan. Setelah informasi tersebut beredar lokasi langsung ditutup untuk umum. Hanya petugas yang berkepentingan saja yang boleh masuk,” ungkap Sutoyo.

Salah seorang petugas jaga pintu masuk SGT-01, Priyanto menjelaskan, lokasi ditutup untuk kepentingan olah TKP.

“Ini lokasi ditutup terlebih dahulu sampai olah TKP selesai dilakukan. Warga termasuk rekan wartawan kami mohon untuk tidak masuk lokasi terlebih dahulu,” tuturnya.

Sebelumnya, dilaporkan tiga orang anggota Brimob Pati yang tengah bertugas di Sarana Gas Trembul (SGT) Dukuh Canggah Desa Trembul Kecamatan Ngawen, Blora, tewas dalam sebuah insiden penembakan. Menurut informasi, insiden terjadi pada Senin (10/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga kini masih belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Blora mengaku masih melakukan pendalaman data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *