Wtahq.com – Kegiatan rutin yang dilakukan oleh petugas Satpol PP Kota Pekalongan setiap malam yakni berpatroli berkeliling. sasaran patroli mereka yakni mengarah ke tempat-tempat yang dirasa rawan untuk digunakan tempat pelanggaran kamtibmas. Pada hari Jumat (4/8/2017) waktu dini hari, puluhan anggota Satpol PP Kota Pekalongan berhasil mengamankan tujuh orang pemabuk dari dua lokasi.

Daerah pertama yakni Pisang Sari, petugas berhasil mengamankan dua orang pemuda yang sedang melakukan pesta minuman keras jenis ciu. Sedangkan lokasi kedua bertempat di daerah Pantai Sari, giliran lima orang pemuda lainnya ikut diamankan lantaran berpesta minuman keras. Tujuh orang ini digelandang ke kantor Satpol PP Kota Pekalongan beserta minuman keras miliknya.

Selain didata, para pemabuk tersebut akan diberi pembinaan. Ketujuh pemabuk tersebut diminta untuk hormat ke arah tiang bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain itu juga ketujuh pemuda tersebut harus bisa hafal Pancasila.

Ketika sedang membacakan Pancasila ketujuh pemuda tersebut menjadi bahan tertawaan para petugas Satpol PP.

“Mereka diminta begantian melafalkan sila sila. Tak ada satupun dari pemuda ini yang hafal Pancasila.

“Lupa pak, saya cuma sekolah sampai kelas empat SD,” ujar seorang diantaranya. Mereka didata dan dipanggil orang tuanya untuk menandatangani surat pernyataan.

“Kalau saya minum minum lagi, saya siap dipenjara pak. Ini baru pertama kalinya,” kata seorang lainnya. Sekretaris Satpol PP Kota Pekalongan, Bambang Sumitro mengatakan, peredaran minuman keras menjadi perhatian khusus pihaknya.

Tak hanya para pemabuk, penjual miras pun akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Penjualnya pasti kami tindak, dari keterangan para pemuda ini nantinya akan kami mulai. Mereka belinya dimana,” kata Bambang.

Bambang menghimbau kepada masyarakat agar tak segan melapor ke pihaknya apabila mendapati hal hal yang dianggap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tolong laporkan apabila ada hal hal serupa, kami juga setiap malam melakukan patroli di tempat tempat yang rawan digunakan untuk pesta miras,” kata Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *