Wtahq.com – Beberapa petugas yang merupakan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerobos masuk ke kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan mengarah ke ruangan yang digunakan panitera pengganti. Para petugas Pn yang mengetahui kejadian tersebut sontak terkejut dan mereka mencari tahu ada kejadian apa kok sampai petugas KPK masuk kedalam kantor mereka.

Puluhan pegawai PN juga terlihat membuntuti petugas KPK yang memasuki ruangan panitera pengganti. Tak lama masuk ke dalam ruangan panitera pengganti, petugas KPK membawa seorang lelaki yang belakangan diketahui bernama Tarmizi pada pukul 13.21.

Pegawai lain pun sempat menanyakan kepada Tarmizi, apa yang sedang terjadi. Namun, Tarmizi hanya mengerutkan dahi, geleng-geleng kepala, lalu menjawab singkat. “Enggak apa-apa.” Baru kemudian diketahui bahwa Tarmizi diduga terlibat dalam skandal hukum, hingga KPK mencokoknya.

Tarmizi yang mengenakan kemeja putih, hanya diam ketika ia digiring petugas KPK ke sebuah mobil yang diparkir di halaman PN. Wajahnya terlihat pucat. Selain Tarmizi, satu orang pegawai lain juga dibawa KPK. Identitas orang tersebut belum terkonfirmasi.

Petugas KPK juga melakukan melakukan penyegelan terhadap ruang kerja panitera pengganti itu. Sebuah mobil jenis Honda HRV B-160-TMZ warna hitam yang diparkir di halaman depan PN Jaksel juga disegel. Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Made Sutrisna membenarkan seorang panitera pengganti di PN Jakarta Selatan diamankan oleh pihak KPK. Namun, ia mengaku tidak tahu persis permasalahan hukum apa yang menjerat Tarmizi.

“Jadi, saya sendiri baru menerima info dari staf ada orang dibawa oleh penyidik KPK tapi sampai sekarang tahu kasusnya apa. Begitu juga mobil yang disegel. Dibawa dari kantor dari ruangan dia tapi belum tahu di bawa ke mana. (yang ditangkap) ada dua, dia (Tarmizi) dan pesuruh,” beber Made.

Made mengaku, tidak berkoordinasi secara khusus dengan KPK. Pihaknya hanya menanti informasi dari lembaga antirasuah itu terkait OTT di kantornya hari ini.

“Enggaklah, kita kan sifatnya pasif,” ujar Made. Saat dikonfirmasi lebih jauh, Made hanya memberikan jawaban singkat. “Saya belum tahu apa-apa, saya nge-blank,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *