Wtahq.com – Hujan deras yang terjadi selama seharian ful membuat arus sungai menjadi sangat deras hingga mengakibatkan salah satu jembatan yang ada di lamongan amblas terbawa oleh arus. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 3 meter, di Desa Kreteranggon yang menghubungkan Kecamatan Mantup dan Kecamatan Sambeng amblas setelah terbawa arus. “Kejadian ini membuat aktivitas warga atas kejadian ini. Warga akhirnya memutar jalan dengan memutar lewat jalan yang masuk wilayah Mojokerto, yang jaraknya sekitar 3 Km,” kata Kusaini salah satu warga, Kamis (20/7/2017).

Sementara untuk anak-anak yang sekolah, jelas dia, berangkat lebih pagi karena harus menempuh jarak 3 Km. “Sedangkan anak-anak harus berangkat pagi-pagi karena harus putar balik 3 Km, kalau tidak berangkta pagi, takutnya telat,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Iqbal (25) warga Mantup. Dia terpaksa memutar balik untuk menuju Desa Kreteranggon. Dirinya tidak berano menerobos jembatan tersebut meski bisa dilalui dengan sepeda motor.

“Saya takut ambrol kalau dipaksa lewat di situ pakai sepeda motor. Kalau tiba-tiba ambrolnya tambah melebar ya jatuh,” tegas Iqbal.

Kusaini dan warga Desa Kreteranggon berharap, akses jalan yang tergerus longsor karena hujan deras segera mendapat perhatian dan segera diperbaiki. “Semoga cepat diperbaiki sehingga kami bisa menjalankan aktivitasnya dengan normal lagi,” ujar Kusaini.

Sementara Kepala Dinas PU Binamarga Lamongan, Eko Trihandono saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa terputusnya jembatan yang ada di wilayah Sambeng tersebut. Pihaknya usai mendapatkan laporan itu langsung mendatangi dan melakukan analisa. Dan jembatan putus tersebut sesuai dengan perkiraan pihak Binamarga, yang jauh-jauh hari sudah menyatakan kondisinya cukup bahaya untuk dilewati

“Iya jembatan itu memang kondisinya cukup bahaya untuk dilewati,” jelas Eko.

Pemkab Lamongan, tambah Eko, sudah menganggarkan pembangunan jembatan tersebut. “Pemkab Lamongan sudah menganggarkan pembangunan itu senilai Rp 3,9 M dan pemancangannya sudah dilakukan saat ini,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *